Telp/Fax. (0388) 21203

VISI : Terwujudnya Pengadilan Agama Soe Yang Agung

  MISIMewujudkan Pelayanan Cepat, Sederhana dan Biaya Ringan. Meningkatkan Kinerja Aparatur Peradilan. Meningkatkan Sumber Daya Aparatur Peradilan. Meningkatkan Sarana dan Prasarana

MOTTO : SMM=Sejuk, Modern, Merakyat

 



Perbedaan Peradilan dengan Pengadilan

Ditulis oleh Admin. Posted in Artikel Umum

Pertanyaan: Perbedaan Peradilan dengan Pengadilan.?
 
 
Intisari:
Peradilan adalah suatu proses yang dijalankan di pengadilan yang berhubungan dengan tugas memeriksa, memutus dan mengadili perkara.
Pengadilan adalah badan atau instansi resmi yang melaksanakan sistem peradilan berupa memeriksa, mengadili, dan memutus perkara.
 
Pada dasarnya, berdasarkan penelusuran kami dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 Tentang Kekuasaan KehakimanUU Kekuasaan Kehakiman” yang merupakan landasan hukum sistem peradilan negara dan mengatur tentang peradilan dan pengadilan pada umumnya- tidak mendefinisikan istilah peradilan dan pengadilan secara khusus.Namun Pasal 2 ayat (1) dan (2) UU Kekuasaan Kehakiman setidaknya mengatur bahwa peradilan dilakukan "DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA" dan peradilan negara menerapkan dan menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila.
Sedangkan, istilah pengadilan disebut dalam Pasal 4 UU Kekuasaan Kehakiman yang antara lain menjelaskan bahwa pengadilan mengadili menurut hukum dengan tidak membeda-bedakan orang dan pengadilan membantu pencari keadilan dan berusaha mengatasi segala hambatan dan rintangan untuk dapat tercapainya peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan. Dari dua istilah di atas, dapat diambil kesimpulan sementara bahwa peradilan merupakan proses menerapkan dan menegakkan hukum demi keadilan, sedangkan pengadilan adalah tempat mengadili dan membantu para pencari keadilan agar tercapai suatu peradilan.
 
Di samping itu, sebagaimana yang dikatakan dalam sebuah tulisan yang kami akses dari laman resmi Pengadilan Negeri Yogyakarta, disebut antara lain bahwa:
“Pengadilan adalah badan atau instansi resmi yang melaksanakan sistem peradilan berupa memeriksa, mengadili, dan memutus perkara. Bentuk dari sistem Peradilan yang dilaksanakan di Pengadilan adalah sebuah forum publik yang resmi dan dilakukan berdasarkan hukum acara yang berlaku di Indonesia.
Sedangkan peradilan adalah segala sesuatu atau sebuah proses yang dijalankan di Pengadilan yang berhubungan dengan tugas memeriksa, memutus dan mengadili perkara dengan menerapkan hukum dan/atau menemukan hukum “in concreto” (hakim menerapkan peraturan hukum kepada hal-hal yang nyata yang dihadapkan kepadanya untuk diadili dan diputus) untuk mempertahankan dan menjamin ditaatinya hukum materiil, dengan menggunakan cara prosedural yang ditetapkan oleh hukum formal.
 
Dari kedua uraian diatas dapat dikatakan bahwa, pengadilan adalah lembaga tempat subjek hukum mencari keadilan, sedangkan peradilan adalah sebuah proses dalam rangka menegakkan hukum dan keadilan atau suatu proses mencari keadilan itu sendiri.”
 
Sebagai informasi untuk Anda, di Indonesia, badan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung meliputi badan peradilan dalam lingkungan (Pasal 25 UU Kekuasaan Kehakiman):
  1. Peradilan Umum » Berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara pidana dan perdata sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. Peradilan Agama » Berwenang memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan perkara antara orang-orang yang beragama Islam sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
  3. Peradilan Militer » Berwenang memeriksa, mengadili, dan memutus perkara tindak pidana militer sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  4. Peradilan Tata Usaha Negara » Berwenang memeriksa, mengadili, memutus, dan menyelesaikan sengketa tata usaha negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
M. Yahya Harahap dalam bukunya Hukum Acara Perdata (hal. 180-181) mengatakan bahwa keempat lingkungan peradilan yang berada di bawah Mahkamah Agung ini merupakan penyelenggara kekuasaan negara di bidang yudikatif. Oleh karena itu, secara konstitusional bertindak menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan (to enforce the truth and justice) dalam kedudukannya sebagai pengadilan negara (state court system).
 
Sumber: hukumonline.com
Default Image
Oktober 02, 2018

Sejarah Pengadilan Agama Soe

in Dokumentasi by Admin
SEJARAH SINGKAT PENGADILAN AGAMA SOE Peradilan Agama merupakan kerangka sistim dan tata hukum Nasional yang berdasarkan Pancasila…
Default Image
Sep 24, 2018 44

Pengantar Ketua Pengadilan

Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,…
Sep 20, 2018 92

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah…

Senandung lagu padamu negeri yang terdengar…
Sep 05, 2018 272

Sosialisasi dan Simulasi Alat Pemadam…

Husaima, S.HI mewakili Ketua Pengadilan Agama Soe…
Sep 05, 2018 191

Opening Meeting Assesment Internal…

Dokumen pendukung Sertifikasi Akreditasi…
Agu 27, 2018 105

Ulang Tahun Ketua PA Soe

اَللَّهُمَّ طَوِّلْ عُمُورَنَا وَصَحِّحْ…

Putusan PA. Soe

Berlangganan berita terbaru dari kami silakan isi email anda...